31 Laga Tanpa Kalah, Berikut 13 Bukti Kehebatan Zidane Bersama Madrid

179 views

Berhasíl memenangkan gelar Líga Champíons awalannya Selayak manajer musím lalu, Zínedíne Zídane sekarang íní mampu membuat sama rekor tak terkalahkan Carlo Ancelottí waktu menukangí Los Blancos (Real Madríd) torehan 31 laga tídak pernah tumbang dí seluruh kompetísí. períhal tersebut menjadí catatan ke-2 tak terkalahkan Madríd sepanjang hístorí.

Bagaímana íní bísa berlangsung? berbasíckan para tukang krítíknya, eks peraíh gelar Ballon d’Or ítu mampu mentransfer kesederhanaan permaínannya dídalam sepakbola modern sekarang íní. Banyaknya ínovasí taktík yang dímílíkí Zízou menjadí faktor cemerlangnya tampílan Crístíano Ronaldo cs.

Hal tersebut memberí buktí bahwa ía íalah seorang yang palíng baík, motívator, sekalían faktor kebernasíb baíkan senantíasa menaungínya. Síkap baík yang senantíasa dítunjukkan Zídane mampu merangsang permaínan bagus anak-anak asuhnya.

selanjutnya 13 buktí kehebatan seorang Zínedíne Zídane dalam meracík formula keberhasílan Los Blancos (Real Madríd) sekarang íní.

1. Faktor príbadí Lebíh Dímaksímumkan darípada Sístem serta apa pun

Banyak krítík yang dílayangakan pada Zídane menímpa style permaínan Los Blancos yang condong menjíplak style ríval mereka Barcelona. type fílosofí yang mengakar merajaí pemíkíran darí Barca, memang telah mempengaruhí Club dan pengasuh dí seluruh daratan Eropa.

Los Blancos (Real Madríd) memang senantíasa mempunyaí pemaín mutu príbadí díatas rata-rata. Potensí para pemaín bíntangya mampu dímaksímumkan amat baík oleh Zídane Sampaí íní.

2. Pemaín Bíntang Los Blancos (Real Madríd) Tengah Bersínar

Ronaldo telah kembalí membuat sesuatu gol, sesudah pada període yg terlebíh dahulu ía sempat kesusahan menyarangkan bola ke gawang. Bahkan hebatnya lagí, dalam dua kompetísí terselanjutnya CR7 berhasíl membuat sesuatu 5 gol, sekalían menggenapkan 10 golnya musím sekarang íní.

Zídane juga mampu melontarkan potensí palíng baík Walau Gareth Bale, Toní Kroos, Luka Modríc, Karím Benzema, James Rodríguez, Mateo Kovacíc, dan ísco seríng menjadí bahan Perputaran dalam taktík yang ía terapkan.

3. Líní Serang Madríd Tampíl Príma

cuma Monaco yang membuat sesuatu tambah banyak gol darí jumlah gol yang dílesakkan para pemaín Los Blancos (Real Madríd) dalam top 5 Club Eropa musím sekarang íní.

íde penerapan stríker yang díterapkan Zídane amatlah brílían. ía juga amat cerdas dan mempunyaí mutu tektík untuk menyulap líní tengah Kroos, Modríc, dan Kovacíc menjadí amat beresíko.

4. Tím Yang Palíng seríng Mencípatakan Peluang

Los Merengues sekarang íní menjadí Club palíng atas dalam segí memproduksí peluang dí kompetísí La Líga. Walau tetap saja ada krítík menímpa jumlah pemanfaatan peluang yang tídak sebandíng gol.

Buktí absahnya, seorang Ronaldo tak senantíasa íkut serta penuh dalam permaínan selama 90 menít, ía mampu membuat sesuatu hattríck. Zídane menyulap Club íní yang tadínya míkro menjadí makro dalam jumlah efektífítas terjangan gempuran.

5. Sedíkít Pelbíaya dan Míním Mendapat Kartu

musím sekarang íní tampílan para pemaín Los Blancos (Real Madríd) condong lebíh tenang dan sabar dalam melakukan kompetísí. Bahkan Sampaí íní Los Blancos (Real Madríd) menjadí tím urutan ke-17 dalam perolehan kartu. Hebatnya lagí, belum ada kartu warna merah yang dídapat oleh anak-anak El Real.

6. Jumlah Sepakan membídík ke Gawang palíng banyak

Los Merengues musím sekarang íní menjadí Club pertama dalam memproduksí jumlah Sepakan membídík ke gawang palíng banyak. El Real telah bíkín 254 percobaan ke gawang dí kompetísí La Líga Sampaí íní.

7. Standar Permaínan Yang Tínggí

Los Blancos (Real Madríd) senantíasa mampu merajaí setíap kompetísí yang díhadapínya musím sekarang íní. Buktí palíng akhír, waktu laga menjumpaí Sportíng Gíjon, Los Merengues jumlah semua amat merajaí darí segí peluang membuat sesuatu gol.

BACA JUGA

Zídane Bakal Pasang Gelandang kuat Kroasía íní Buat ‘Matíkan’ Messí Dí Laga El Clasíco Jílíd 1, Síapa?

8. Penerapan Taktík Yang Brílían

memaínkan ísco díbelakang Ronaldo formasí 4-4-1-1 waktu menjumpaí Atletíco Madríd, Madríd selanjutnya telah mendapatkan jalan untuk menghancurkan skuat Díego Símeone dí La Líga.

Melímpahnya jumlah stok pemaín yang dímílíkí Los Blancos (Real Madríd) menjadí hal yang amat dísukaí oleh pengasuh síserta apa pun. Bentuk Perputaran yang baík, mendapatkan formula yang jítu akan menjadí keberhasílan spesífík bagí pengasuh maupun Club.

9. Zídane íalah Panutan Serta íkon Club

Dí dalam ruang gantí pemaín, día senantíasa memberí íngatan poín untuk bermaín respek. Untuk fans, día akan senantíasa menjadí legenda Club. Zídane íalah Los Blancos (Real Madríd), dan persembahan gelar La Undecíma akan senantíasa díkenang bagí síserta apa pun yang mempunyaí sangkutan sepakbola.

10. Zídane kían lebíh pada Florentíno Perez

Penunjukkan dírínya oleh Kepala Negara Club sempat membuat tímbul banyak pertanyaan, dan banyak píhak menyebutkan Perez telah melakukan perjudían besar.

akan tetapí, sesudah meneguk seluruh banyak krítíkan, Zídane berhasíl tunjukkan kecakapannya Selayak seorang pengasuh yang hebat. ía juga menangkal sugestí selama íní bahwa jíka ía seorang pemaín hebat maka belum tentu hebat pada waktu ítu menjadí seorang pengasuh.

11. Zídane Mampu meredakan Ego Para Pemaínnya

Kemampuannya mengendalíkan ego pemaín mampu ía tunjukkan. Mengíngat skuat Los Blancos (Real Madríd) díhuní banyak pemaín bíntang dan susah jíka mereka tak mempunyaí sosok pengasuh yang mampu mengatur períhal tersebut díatas lapangan maupun dí luar lapangan.

12. Zídane Unggul Statístík Jíka menjumpaí Club Ríval

pengasuh asal Prancís ítu praktík telah mampu bíkín kalah Díego Símeone 2 x 1 dí ajang La Líga dan Líga Champíons. Serta ía juga mampu bíkín kalah Barcelonanya Enríque. Kekalahan palíng akhír ía alamí pada bulan Fenruarí atas Atletíco. sesudahnya ía mampu menumpas seluruh laga derby Madríd.

13. Menjadí Manajer Pertama Jumlah Rasío keberhasílan menang palíng tínggí

Statístík tunjukkan Madríd dí bawah Zídane mampu menggapaí 33 keberhasílan menang dalam tahun awalannya. Día juga mampu memperoleh poín palíng banyak pada awal La Líga kían lebíh para manajer yang laín dalam hístorí Club.

logo