Seri Melawan Madura United di Samarinda, Borneo FC Soroti Wasit

209 views

Pusamania Borneo FC bermain imbang 1-1 Madura United di Stadion Segiri, Samarinda dalam laga pekan ke-21 Torabika Soccer Championship 2016 presented by iM3 Ooredoo, Jumat (30/9/2016).

pengasuh PBFC, Dragan Djukanovic, cukup puas penampilan tim asuhannya tetapi tetap kecewa keAtasan atau bisa dikatakan bos utamaan wasit Abdul Rahman Salasa.

Pusamania Borneo FC berhasil membongkar kelebihan lebih dahulu melewati situasi set-piece yang dilepaskan oleh Flavio Beck Junior pada menit ke-35. Akan tetapi, Madura United berhasil mempersamakan kedudukan melewati gol yang dicetak oleh Rodrigues Aracil Pablo pada menit ke-58 sesudah memaksimumkan bola rebound hasil berondongan jarak jauh Engelberd Sani yang ditepis Dian Agus Prasetyo.

sesudah itu, Madura United harus bermain 10 pemain didisebabkankan Engelberd Sani memperoleh kartu kuning ke-2 waktu laga tetap menyisakan 17 menit.

akan tetapi, Borneo FC tidak bisa memaksimumkan kelebihan jumlah pemain Untuk dapat menggapai gol tambahan. Kedudukan 1-1 pun menjadi hasil akhir kompetisi di Stadion Segiri.

tampilan para pemain PBFC bikin pengasuhnya, Dragan Djukanovic, merasa amat puas. Lagi-lagi pengasuh asal Montenegro itu menyorot kemampuan kerja wasit, di mana dalam laga ini dikepalai oleh Abdul Rahman Salasa.

“Saya puas tampilan tim Pusamania Borneo FC disebabkan anak buah saya mampu memainkan permainan sepakbola modern dan cocok atau sepadan memperoleh posisi yang tambah baik di klasemen. akan tetapi, saya menyayangkan setiap kali berbicara pada Anda seluruh harus senantiasa mengulas tentang mutu wasit,” tutur Djukanovic sesudah kompetisi.

“ini ialah masalah yang nyata, wasit kini kembali melakukan pengambilan ketetapan-ketetapan yang berbasickan saya salah. Kami semestinya memperoleh penalti waktu Terens Puhiri dilanggar dan kiper mereka semestinya memperoleh kartu warna merah disebabkan memegang bola di luar kotak penalti. Peraturan basic di mana pun pada waktu itu kiper memegang bola di luar kotak penalti, wasit harus memberikannya kartu warna merah tidaklah kartu kuning,” lanjut pengasuh mempunyai usia 46 tahun itu.

logo