Umuh Muchtar Bersiap Mundur Dari Persib

46 views

Bandung sesudah Djajang Nurdjaman mengucap selamat tinggal pada Persib Bandung, nama lain yang akan angkat kaki ialah Umuh Muchtar. Sang manajer menyebutkan siap mundur.

Suporter ‘Maung Bandung’ yang dikenal sebutan beratoh terus mengucapkan kekecewaan dan aksi protes baik langsung maupun lewat Sarana sosial. itu mereka lakukan Selayak bentuk ketidakpuasan didisebabkankan tim kesayangannya menderita beberapa rangkai hasil jelek. Puncaknya ialah waktu ‘Pangeran Biru’ ditekuk Bahyangkaran FC 0-2 di Stadion Patriot, Minggu (4/6) lalu. sebanyak beratoh masuk dan turun didalam lapangan.

Pengelola Utama Persib Bandung, Umuh Muchtar, berterus terang sedih situasi yang berlangsung sekarang ini. Dia juga menyebutkan siap mundur Bilamana sudah tidak dipercaya lagi oleh managemen dan beratoh.

“Saya sendiri kalau (diminta) harus mundur ya mundur. tak akan dipaksakan. Saham saya Walau tidak besar di (PT PBB) ya diambil juga kalau saya tidak melakukan suatu gerakan atau diam,” katanya, waktu ditemui di kediamannya, Jalan Kiaracondong, Kota Bandung, Selasa (6/6/2017).

akan tetapi, dia tetap membuat timbangan efek negatif yang timbul bila menyebutkan mundur di tengah situasi layaknya sekarang ini. disebabkan khawatir efeknya bisa bikin situasi tim dan para pemain jadi tidak kondusif.

“sesungguhnya saya tetap memikirkan kalau saya mundur layaknya yang tidak bertanggung jawab. Saya nanya juga siapa yang bertanggung jawab kalau hingga berlangsung (mundur). Nomor satu saya jangan hingga membuat ganguan pemain,” tuturnya.

Umuh memberikan sepenuhnya pada manajemen. Bila manajemen memang memohonnya mundur maka dia akan mundur. Tapi sebelum ada ketetapan resmi dia berjani akan memperbaiki situasi tim terlebihdahulu. disebabkan dia tidak rela bila ‘Maung Bandung’ terus terpuruk.

“Mohon maaf pada bobtoh yang setia. Tapi saya tetap berusaha, untuk menyelamatkan persib. Walau gencetan amat berat,” katanya.

“Saya tetap melacak jalan. Kalau hawa nafsu marah saya pasti mundur. Tapi saya (ingin) menyelamatkan dulu (Persib). Tpi kalau tak ada jalan (lagi) apa boleh buat (saya mundur),” tuturnya.

logo